Sunday, September 20, 2009

Israel di Tiberias - lain lain

Temperatur udara selama bulan September di Amman dan Tiberias kurang lebih sama spt di Jakarta . Tetapi khusus di Amman agak sedikit lebih dingin seperti di Bandung.
Koneksi Internet selama ini memakai Wifi di hotel atau di airport.
Di Abu Dhabi wifi tersedia di airport, tetapi tidak di Amman. Airport Amman memang besar tapi agak kuno. Kalau Abu Dhabi TV penunjuk jadwal pesawat sdh pakai LCD, kalau Amman masih TV tabung. Bahkan airport di Surabaya aja masih lebih bagus. Kalau Israel kita gak bakal tahu airportnya krn datang lewat darat, perginya juga nanti lewat darat lagi.
Lingkungannya sangat gersang baik di Abu Dhabi maupun Amman. Di Amman dimana-mana yg terlihat adalah padang pasir. Bahkan dari pesawat sebelum mendarat yg terlihat hampir semua padang gurun. Dari pesawat gurunnya terlihat seperti ular, bagus deh.
Tapi di Israel lingkungannya subur spt di Indonesia. Tapi suburnya tidak asli alias buatan, krn aslinya di Israel adalah padang gurun lho...
Di hotel Tiberias Wifi internet tersedia gratis dan lumayan cepat.
Lalu lintas di Amman sangat sepi, mobil dan penduduknya gak begitu banyak. Di Tiberias juga begitu. Apalagi disini berlaku yang namanya hari Sabbat yang berlaku dari sabtu sore sampai minggu malam. Bahkan yang beragama Yahudi fanatik, nyetir mobil atau menulis bahkan nulis atau mencet tombol lift aja tdk boleh. Jadi dihotel ada lift khusus sabbat yg naik turun sendiri dan selalu terbuka di setiap lantai. Jadi orang tinggal tunggu spt mau naik bis kota.

No comments:

Post a Comment